Somersault Justice!

…and dead end irony…

Archive for the month “April, 2006”

Air minum isi ulang

19:34 09/04/06
….kompleks perumahanku terletak di daerah perbukitan, dan tanahnya (terlalu) banyak mengandung kapur dan mineral lain. Tinggi, jadinya percuma kalo mau bikin sumur, karena sama aja gali minyak bumi.
The only available water source is arthesis,dan kami punya sumur kolektif per beberapa RW.
Karena masalah air ini orang bisa bunuh-bunuhan, karena selalu aja banyak komplain. Ada ngalirinnya kurang lama, atau paling busuk, petugasnya ngilang beberapa hari dengan membawa kunci water reservoir sehingga orang-orang ngga bisa mandi. Alasannya klasik, upahnya kurang banyak… (Ini sering terjadi di periode jadul)
Salah satu petugas yang bertugas ngalirin air,sekarang adalah pemilik depot air minum isi ulang. Ya, dia bukan full-time, dengan harapan, dia lebih gampang dicari or whatsoever.

Guess what. Secara sembunyi-sembunyi dia ngalirin air (dengan gratis) buat dijual lagi di depotnya!

Okelah, masalah ini biar orang laen yang ribut, mau cekik-cekikan ya monggo. Tapi bikin aku mikir lagi setiap kali mau beli air isi ulang. Dulu waktu depot semacam ini mulai bermunculan, liputan di Tipi (waktu itu SCTV) dengan jelas membahas bahwa sebenernya, depot-depot itu punya sumber mata air yang sama dengan air minum kemasan merk besar. Jadi, ngga beralasan menuduh depot-depot itu berbahaya dsb..dsb… blablabla..
Pak Jaka Isgiyarta pernah mendukung pada suatu acara kuliah (cieee… siapa itu pa Jaka? Dosen idolanya Dwi Susanto~~~!!^_^),
“Sebenernya mereka itu lemah bukan masalah kualitas, tapi karena mereka belum punya organisasi yang mewadahi pemilik depot macem itu…”

Faktanya sekarang ngga gitu. Padahal, alasanku ngga ngrebus sendiri adalah menghindari konsumsi kapur yang terlalu banyak walopun aku ngga pernah ngerasa efeknya langsung, tapi tetangga depan pernah kena serangan ginjal karena ngga kuat airnya. CAri aman aja, karena aku minum kaya onta.

Ya.. balik lagi ke Aqua…
Delapan ribu.
Delapan ribu my arse!
Markupnya kegedeaaaaaaannnnnnnnnnnnnn…
Kasihanilah pelanggan…!!
(cry)

Advertisements

Post Navigation