Somersault Justice!

…and dead end irony…

Harddrive AF (Advanced Format) dan Windows XP

Pada suatu hari yang cerah,

“Saya beli harddrive baru, tapi kok sangat lambat ya? Apakah komputer saya rusak?”
“Harddisk di atas 1TB ya?”
“Iya..”
“SATA III?”
“Iya..”
“Pakai XP?”
“Kok tau?”

<TAMAT>

Latar Belakang Masalah

Beberapa bulan setelah saya membeli custom rig intel i5 (baca: komputer jangkrik), saya memutuskan untuk upgrade storage. Mumpung duitnya ada. Mau sebanyak apapun harddisk memang nggak akan cukup, karena dipake kopi macem-macem. DVD gampang ilang. Atau gores. Atau coatnya sobek atau melt. Atau patah jadi dua kalau ketindihan. Atau lupa dikasih label jadi ga jelas mana disc isi yang mana. Maaf saya tidak fokus.. Lanjut ya..

Mengapa baru ditulis sekarang? Kan kejadiannya tahun lalu? – Kebetulan saya baru beli harddisk baru buat revive komputer lama. Ngga sengaja Seagate AF, dan sekarang saya sudah nyoba dua-duanya, WD dan Seagate AF.

Pada saat kejadian tersebut, berikut adalah line-up HDD yang saya pake beserta keadaannya. Info ini sangat tidak penting dan anda bisa lanjut scroll ke bawah untuk menghemat waktu😐

  • 30 GB Maxtor IDE –  HD yang saya bawa dari komputer Celeron 300. Moody. Lama initializenya, bisa dibuka tergantung nasib. Ya, Maxtor! Saya beli sesaat sebelum Maxtor diakuisisi Seagate. INACTIVE
  • 40 GB Seagate IDE – Saya ngga tau ini harddisk kenapa ada di kamar. Sepertinya, ini adalah harddisk kantor yang jebol setelah dicolok ke adaptor DC IDE to USB. DEAD.
  • 80 GB Seagate IDE – works quite okay. Rada ada masalah sama partisi kedua karena selalu minta CHKDSK setiap boot. ACTIVE (tapi dipindah komputer lama)
  • 500 GB Seagate SATA II – Saya punya dua 500 GB, ngga yakin mana yang dibeli duluan. Salah satu di antaranya saya beli di Ambassador, dan yang lainnya saya beli bareng ganti motherboard. (dari Gigabyte jadi Asus) ACTIVE
  • 500 GB WD SATA II– I have no sense of loyalty. Asal barangnya ada dan harga terjangkau, saya beli. ACTIVE
  • 250 GB WD external – Saya kebetulan berkomitmen membeli harddisk yang bila partisi error ngga akan bikin bingung naro recover datanya. Jadi ya saya beli 250 GB saja. Akhirnya error beneran setelah kesandung beberapa kali. Setelah beberapa tahun, jadi rada ga waras. Kadang-kadang nyala, kadang-kadang tewas. Akhirnya tidak saya pedulikan lagi sejak berhasil mindah isinnya ke desktop. DEAD
  • 1,5 TB WD AF SATA III – Di sinilah permasalahan bermula. TIDAK ADA retailer yang menuliskan hdditu AF atau enggak. Cuma ada chache, jenis brand, kapasitas. Kata Master Wong, “This is a problem!”

Perumusan Masalah

Saya pengguna Windows XP. Saya membeli harddrive AF tanpa pengetahuan sedikitpun mengenai Advanced Format ini. Seperti yang saya bilang, jenis AF ini umumnya tidak dicantumkan di list, terutama bila anda belanja online. Bahkan, hanya beberapa teman IT yang ngeh dengan perubahan ini. Silakan baca ini:  https://en.wikipedia.org/wiki/Advanced_Format

Intinya: AF pakai sector 4k instead of 512. Windows XP tidak mengenali format Advanced Format ini, sehingga formatting (atau martisi dsb) nya tidak benar. Walaupun bisa diformat, Windows akan membaca sector dengan tidak benar sehingga sangat lambat dalam menulis dan membaca. Dalam kasus saya, speed write data hampir kaya donlod pake Telkomnet Instan. Sangat penting bagi anda pengguna Windows XP untuk melihat logo ini di kemasan   punggung hdd.

Image

Agar bekerja di sistem legacy, anda harus menggunakan tool tertentu (bacalah tentang AF 512e di Wikipedia).

Hebatnya saya berhasil install windows di harddisk ini dan mengisinya dengan berbagai macam file donlod😀 Kondisinya seperti ini:

  • Sangat lambat dalam menulis dan membaca
  • Bila anda check CPU, core 1 akan kelebihan beban selalu karena dia berjuang keras menulis dan membaca harddisk

Pembahasan:

Banyak cara direkomendasikan di forum-forum. Waktu itu saya malas mindahin isi harddisk sehingga saya pakai align tool wizard dalam posisi Windows menyala (read more about AF 512e di wikipedia). Sangat lama. Saya menunggu seharian sampai akhirnya error di progress 99%. Sangat tidak recommended. Kalau harddisk terlanjur diisi macam-macam, lebih baik invest time untuk mindah file ke lain tempat dan format harddisk dari 0.

Anda juga bisa melepas harddisk, format ulang harddisk dengan PC dengan Windows 7 :v Tapi saya juga tidak rekomen ini karena sangat repot :v lebih baik begini saja:

  1. Bila terlanjur mengisi file, kosongkan harddisk. Pindahkan file yang masih anda perlukan.
  2. Potret bagian punggung harddisk atau catat berbagai nomer seri di belakangnya
  3. Boot Windows dengan harddisk lama
  4. Browse ke halaman manufacturer harddisk Seagate atau WD. Sebenarnya mereka punya bermacam-macam tool dan di antaranya adalah harddisk alignment dan formatting tool. Untuk memastikan anda benar-benar punya produk YBS, page akan meminta anda memasukkan NOMOR SERI DAN MODEL HARDDRIVE YANG TERTULIS DI PUNGGUNG (refer to nomor 2) untuk akses halaman download.
    (kalau bingung, jangan marah2 ke CS karena CS Seagate mereply dengan sabar dan sangat helpful)
  5. Download, install. Saya sudah mencoba dua-duanya, WD dan Seagate. Dua-duanya sama-sama pakai rebranded Acronis Disk Tool. Jangan tuker-tukeran aplikasi karena biasanya Acronis kunci compability untuk satu merk saja.
  6. Bila anda browsing di tempat lain, sudah di warnet dan lupa bawa orek-orekan serial number, silakan download tool dari Acronis. Silakan ketik di google: Acronis site:4shared.com dan download beserta cracknya😉 Tapi ya.. Bajakan ya.. Jadi tidak halal thoyyiban, meskipun produk tersebut buatan orang kafir (Hah! XD)
  7. Lakukan formatting dan apply partisi dari sini! Sangat mudah. Aplikasi tersebut berbasis windows dan otomatis menambahkan command line saat booting.
  8. Disk Wizard ini juga dapat menjalankan fungsi clone harddisk. Juga berjalan dalam posisi windows menyala, ga perlu boot pake dos. Bila anda memutuskan untuk clone, tinggal rubah urutan booting di BIOS atau simply swap SATA cable-nya.
  9. Setelah diformat, JANGAN MEMPARTISI ULANG drive tersebut dengan XP. Semua custom XP seperti black edition atau apapun TIDAK AKAN BISA mempartisi harddisk AF dengan benar.
  10. Bila aplikasi lama anda seperti partition manager detect partisi sebagai error, ABAIKAN.

Pada waktu itu sangat repot mindahin file. Saya sudah terlanjur isi macam-macam sehingga mau ngga mau beli satu harddisk lagi😀 Seagate tebal yang kebetulan bukan AF sehingga problem solved😀

(Note: Saya menggunakan XP SP3 karena mainly karena hardware lama saya :v Saya juga tidak terlalu paham soal komputer, sehingga besar harapan saya tulisan ini berguna buat teman yang tidak terlalu paham juga )

Single Post Navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: