Somersault Justice!

…and dead end irony…

Archive for the month “August, 2014”

Pilih yang paling sedikit mudharatnya…

dipilih dipilih...

dipilih dipilih…

Kalimat ‘paling sedikit mudharatnya’ adalah salah satu tag line yang diusung salah satu partai dalam Pilpres kemarin. Yeah, that’s right. You know which.

Kalimat ini benar, ngga salah. Atau ada yang menyebut ‘better than two evil’, itu juga ndak salah. Apapun pertimbangan Anda, itu adalah hak demokrasi Anda. Walaupun demikian, secara pribadi, saya akan menghindari kalimat seperti itu, at least kali ini. Bukan kenapa-kenapa, tapi rakyat deserves new hope. Jangan dong, belum apa-apa udah dimudharat-mudharatin. Itu satu.

Yang kedua.. Nah ya.. Rupanya oleh partai tertentu, tagline ini dipakai untuk kurang lebih menyatakan kalau.. Capres yang diusung dari partai ini, paling sedikit mudharatnya. Berbeda kalau diusung dari partai sendiri, ngga mungkin mereka ajak “pilih yang paling sedikit mudharatnya” karena bos partai sendiri, saking gantengnya, mungkin hampir ngga ada mudharatnya. Bikin puisi memuja Osama bin Laden juga mungkin bukan mudharat. Mungkin..  Mungkin kalimat ini semacam pertahanan terakhir untuk mempertahankan pride partai karena gacoannya ga lolos jadi capres.. Mungkin.. 

Nah, pake tagline gitu juga sah-sah saja kali ya.. Sayangnya.. Pas pilpres kemarin, tagline itu dilupakan.. Dan capresnya dipuji-puji sampe terkentut-kentut… Dan riwayat sejarah sedikit demi sedikit mulai digerus, demi boosting citra presiden.. Emang bener sih history is written by the victor. Tapi kalo belum victor historynya dikit-dikit udah dikikis, mau gimana kalo udah jadi Presiden?

Lepas dari semua itu, saya yakin Prabowo juga ngga terlalu sreg dengan tag semacam itu.. Tapi dibiarkan saja lha wong pendukungnya tereak kenceng bener di Internet.. Tapi bagaimana dengan tahun-tahun selanjutnya? Koalisine piye? 

Advertisements

Post Navigation