Somersault Justice!

…and dead end irony…

Archive for the category “martial arts”

Wing chun di Indonesia

List with brief narration. For full info, pls open the website or search facebook page.

 

IIWI (Institut Ip Man Wing Chun Indonesia)
http://www.vingtsunvkindo.com/ http://topwingchun.com/
Aliran: Ip Man lineage Victor Kan Wah Chit
Lokasi: Batam

Guru besar IIWI adalah Sunadi, murid dari Victor Kan, murid langsung dari Ip Man yang cukup ternama. Meskipun lokasinya jauh banget, IIWI juga membuka program distance learning via internet.

 

 

Harimau Besi
Aliran: Ip Man
Lokasi: Bogor, Jakarta
website:

http://www.wingchunjakarta.com , http://www.harimau-besi.com/http://harimau-besi.blogspot.com , http://kungfu8mata-angin.blogspot.com , http://chikung-indonesia.blogspot.comhttp://mmaharimaubesi.blogspot.com/http://taichi-harimaubesi.blogspot.com/http://beladiri-silat.blogspot.com/,  (banyak ya..)

HB dipimpin oleh Julius Khang. Berpusat di Bogor, Harimau Besi juga memiliki banyak cabang di Jakarta. HB juga menjual wooden dummy dengan harga lumayan. Sebelum fokus mengajar wc, hb juga sempat membuka kelas bajiquan (delapan mata angin) dan taijiquan (tai chi). Sepertinya kelas MMA masih jalan… Banyak ya ._.

 

 

Wing Chun Brotherhood
Aliran: Ip Man – Samuel Kwok Lineage
Lokasi: Jakarta, Semarang
website: http://wingchun-jakarta.com/

(note, http://wingchunjakarta.com dan http://wing-chunjakarta.com adalah perguruan yang berbeda. Wingchun-Jakarta muncul duluan dan for some reasons, harimau besi juga mengambil domain wingchunjakarta.)

Grup ini dimotori oleh Martin Kusuma, yang telah mengikuti beberapa seminar wc samuel kwok. Buku “Teknik dan Kunci Dasar Wing Chun” adalah buku yang disusun tim dari WCB. WCB juga pernah mengadakan seminar wc di Semarang. Samuel Kwok adalah murid generasi ke 1 dan 2 dari Ip Man dan pernah mengadakan seminar di Jakarta

 

 

Wing Chun Naga Putih
Aliran: Wing Chun kuntao shaolin selatan
lokasi: Jakarta, Depok, Bandung, Malang
website: http://www.nagaputih.com

Merupakan salah satu perguruan kungfu paling tertua di Indonesia dengan guru besar  adalah Gatut Suwardana. Wing chun yang diajarkan adalah bagian dari materi kuntao shaolin selatan, memiliki emphasis besar pada hand conditioning dan diajarkan dalam banyak bentuk san sik (separate techniques).

 

True Wing Chun (Dedy Corbuzier)
Aliran: Ip Man – Lineage Samuel Kwok
lokasi: Jakarta
website: truewingchun http://www.corbuzier.net  websitenya udah ngga ketemu lagi.

Dedy Corbuzer pertama kali belajar Wing Chun dari kakek dan ayahnya, which lineagenya sebenarnya belum pernah direveal. Tahun 2010, dia diangkat menjadi duta Wing Chun oleh Samuel Kwok. Walaupun belakangan tidak bisa diakses lagi situsnya, sempat muncul juga di 2013 mengajarkan Wing Chun ke member JKT48 (ada harugon ~_~).

 

 

International Wing Chun Martial Art Indonesia
Aliran: Ip Man lineage Chu Song Tin – Kang Sinsin
website: www.kangswingchun.com
Lokasi: Jakarta, Sydney

WC ini tidak ada afiliasi dengan IWCMAA Michigan walaupun namanya mirip. Perguruan ini didirikan oleh murid langsung dari almarhum GM Kang Sin Sin, generasi 2 dari WC Ip Man. Saat ini hanya membuka kelas privat dalam grup kecil.

 

 

Wing Chun Harmony
Aliran: Ip Man lineage Chu Song Tin – Kang Sinsin
Lokasi: Jakarta
website: www.wingchunharmony.com

Sifu James, adalah praktisi beladiri dengan banyak pengalaman dan memiliki background sistem yang berbeda, antara lain shoutoukan karate dan silat. CVnya panjang sekali silakan dirujuk langsung ke websitenya 😀

 

 

Wing Chun Joan Tjio
http://wingchunmalang.blogspot.com/
Aliran: Ip Man
Lokasi: Malang (Arjosari)

Didirikan oleh Joan Tjio di Malang, perguruan ini termasuk yang paling muda dari yang lain.

 

 

Musindo
Aliran: Derivasi Wing Chun (Ip Man)
Lokasi: Jakarta
website: website: http://musindo.com/history

Dikutip langsung dari website: “didirikan oleh Alm. Johanes Gunawan, yang berguru pada salah satu murid Yip Man. Beliau tidak menyelesaikan sistem wing chun tersebut, namun mengembangkannya menjadi bela diri baru unik berdasarkan prinsip-prinsip wing chun.” Nama musindo, musim semi indonesia, adalah referensi langsung ke wing chun “spring chant”

 

Advertisements

Review: Close Range Combat: Wing Chun: Volume 1: Blocking, Striking, Kicking and Footwork Fundamentals

Close Range Combat: Wing Chun: Volume 1: Blocking, Striking, Kicking and Footwork FundamentalsClose Range Combat: Wing Chun: Volume 1: Blocking, Striking, Kicking and Footwork Fundamentals by Randy Williams
My rating: 5 of 5 stars

Saya sudah baca. Tapi saking kompleksnya buku ini, membaca sekali saja tidak cukup. 😯 Saat ini saya membaca ulang dengan usaha luar biasa untuk mencerna isi menjadi saripati dan memfermentasikan ampasnya menjadi gembus (karena terasi terlalu mainstream).

Buku ini mungkin adalah buku WC paling lengkap yang pernah ditulis. Randy Williams niat banget dalam mem-breakdown teknik ke dalam berbagai variasi disertai terminologi akurat dan berbagai ilustrasi. Kurang ribet, body mechanic dalam tiap gerakan dijabarkan dengan apik, sehingga saya bolak-balik buka kamus. Detil yang lain mencakup kajian terhadap aspek Yin dan Yang, yang menjelaskan inti dari sistem ini sendiri. 😮

Satu yang kurang menurut saya, doi malah menggunakan transliterasi terminologi yang lebih cocok dipakai pengguna Enggres. Butuh waktu untuk mengasosiasikan terminologi ini dan itu dalam transliterasi yang umum (e.g. pak sau vs pock sau). Walaupun transliterasi yang terstandarisasi itu tiada pernah ada, terkadang hati ini mendamba istilah yang kurang lebih mirip (because i hate enggres).  😕

Buku ini tidak tepat buat anda yang ingin belajar step-by-step WC. Sejujurnya, saya tidak percaya anda bisa belajar any martial arts hanya berdasarkan buku kecuali anda Thio Buki (Cheung Moge). Take a class, read this book along with your progress (at least through SLT) or otherwise it won’t look make sense at all. ➡

View all my reviews

Review: Complete Wing Chun: The Definitive Guide to Wing Chun's History and Traditions

Complete Wing Chun: The Definitive Guide to Wing Chun's History and TraditionsComplete Wing Chun: The Definitive Guide to Wing Chun’s History and Traditions by Robert Chu

My rating: 5 of 5 stars

Buku ini diterbitkan jauh sebelum film Ip Man dibuat. Hipster? Tidak juga. Kenyataannya, pada tahun 90-an, banyak sekali buku Wing Chun yang beredar di pasaran. Buku ini menarik karena bukan mengulas step-by-step wing chun, melainkan studi mendalam mengenai berbagai lineage dan aliran Wing Chun, termasuk di Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Fushan.

Buku ini menjadi rujukan wajib hampir semua literatur dan artikel wing chun. Bertahun-tahun kemudian, dengan bantuan youtube dan google translate, anda bahkan dapat menjadikan buku ini panduan untuk melakukan riset lebih dalam.

Oh ya, di buku ini juga dibahas sedikit mengenai sepupu Wing Chun: Jee Sim Weng Chun dan Baihe Yongchun Quan.

View all my reviews

Post Navigation