Somersault Justice!

…and dead end irony…

Archive for the category “supranatural”

Photography sweet spots are the creepiest spots

Adakah tempat eksotis untuk memotret di daerah anda?

Favorit (baca: pasaran) fotografer Jakarta adalah kawasan kota tua, gedung seperti kertaniaga, cipta niaga, gedung akar dll yang awalnya hanya tempat sampah atau puing-puing yang siap dirobohkan, sekarang bisa disewakan 100 ribu per jam.. Lalu ada museum bank mandiri, gedung pos lama, dan deretan lain di daerah itu.. Tempat lain di luar kotu adalah taman Langsat (Barito) yang luas dan penuh pohon tua.

Intinya satu, kata ‘tua.’Sialnya, tempat-tempat tua nan eksotis itu biasanya juga angker.

Umumnya fakta ini tidak terlalu mengganggu fotografer karena event selalu diadakan dalam kelompok besar dan dilakukan siang hari. Namun cukup mengganggu buat mereka yang kebetulan punya additional sense 😀

Misalnya, waktu itu diadakan hunting di Taman Barito. Teman saya (model), tiba-tiba kabur dari spot dan menolak memandang ke satu penjuru. Tentu saja dia bingung bagaimana menjelaskan ke grup fotografer karena itu siang bolong… Dan kemudian terungkap juga bahwa siang itu ada model lain yang juga ‘diganggu’.

Hari sebelumnya di spot yang berdekatan di taman yang sama,  saya memotret teman untuk foto pro-wedding. Rupanya sang mempelai wanita juga punya sixth sense yang jauh lebih parah, dan menolak mentah-mentah foto di beberapa spot yang padahal bagus 😀

Saya pernah bahas sebelumnya. Kepekaan indera ini berlaku dua arah. Apabila anda bisa melihat, lebih mudah pula dari sisi sebelah sana untuk melihat anda. Walhasil makhluk ini akan cenderung tertarik nyamperin 😀  (konsep ini secara mengejutkan juga dipahami orang Jepang, secara gamblang bahkan pernah diulas di manga seperti Hanada Shonen Shi)

We are Indonesian. We surely have seen and heard strange shit. I am not going to let MTV tell me what’s superstitious or  not. This stuff does exist 😉

@Mariaayaa @ Taman Langsat / Barito

Advertisements

6th blabbering

Dari sekian banyak saudara, teman, dan kenalan, sekian persen dari kok ya ada aja yang punya indera ke-6. Tentu saja levelnya berbeda-beda, dari yang hanya sekedar melihat samar-samar atau merasakan keberadaan(Ayah saya), sampai yang melihat dengan jelas (sepupu, banyak jumlahnya, dari keluarga bapak dan ibu ada semua).

Kenapa di barat tidak banyak saya mendengar cerita-cerita seperti ini? Apakah ada kondisi lingkungan tertentu yang membuat orang lebih peka? Atau, orang-orang ini memilih untuk mengingkari kelebihannya karena dianggap gila?

Nonetheless, setiap budaya hampir selalu memiliki kesamaan dalam penampakan seperti ini. Gumpalan api terbang, sosok hitam besar, wanita putih, apa lagi? Akulturasi budaya lokal danlatar belakang tertentu juga ada, karena konon, makhluk ini bisa memilih ‘cangkang’ yang berbeda-beda.

…..

Post Navigation