Somersault Justice!

…and dead end irony…

Archive for the category “you don’t have to give comment on everything”

Coca cola tutup merah vs kuning

Saking penasarannya pengen tahu bedanya, akhirnya saya beli sepasang, tutup merah dan kuning.

Sebelumnya saya selalu beli terpisah coca cola biasa dan tutup kuning (promo),dan ngga pernah cukup memori untuk define perbedaannya.

Hasilnya? Jreng jreng…

Ternyata coca cola tutup kuning sedikit lebih tidak manis (tapi anehnya di tabel kalorinya tidak ada perubahan). Which is good. But still I think coca cola is a way too sweet.

Eaten alive by Bed Bugs @ Train

Image

Yak. Gambarnya emang ngga lucu. Saya kehilangan sense of humor gara-gara gigitan kutu busuk itu 😐

Selama bertahun-tahun naik kereta, saya merasakan perubahan besar-besaran pada KAI pada 2 tahun belakangan, positively. Pembenahan terlihat dari dibenahinya typo “EXECUTIF” pada tiket kereta yang sempat awet tarusan tahun lamanya, makan tidak dibagikan, sampai terakhir online ticketingnya yang sangat praktis.

Mungkin malam itu sayanya yang lagi apes, saya kebagian tempat duduk yang penuh dengan kutu busuk. Kereta Sembrani, gerbong pertama, menjadi saksi keganasan kutu busuk yang sangat agresif. Saya memakai jaket, tapi kutu busuknya terus merayap ke sana kemari 😐

Tempat digigit saya adalah:
1. Pinggang belakang. ketika duduk dan baju belakang terangkat sedikit.
2. Lengan dan tangan, karena tangan saya secara otomatis mendengar bolpen.
3. wajah, karena saya senderan di jendela
4. Paling misterius: samping lutut. Gimana caranya masuk ke situ ._.

Silence Kills

(c) Carlos Latuff

Membantu, memang yang didahulukan yang lebih dekat terlebih dahulu. Ini berkaitan juga dengan efektivitas dan urgensinya.
Tapi saya tidak setuju kalau itu dijadikan base buat mengabaikan nan jauh di sana.

Musibah, penderitaan yang dialami orang-orang memang ga ada gunanya dibanding-bandingin. Namun ketika kita harus membantu seperti ini, cobalah sebisa mungkin membantu mana yang lebih memungkinkan. Kalau bisa dua-duanya, bagus. Tapi tak perlulah kalau sampai kita mencela para relawan yang berangkat ke Palestina membawa bantuan.

Dalam kasus ini, yang terjadi di Palestina adalah jelas, SILENCE KILLS.
Semakin kita diam semakin diinjak-injaklah mereka dan semakin tak dianggaplah nyawa mereka di sana.

Post Navigation